Thursday, November 8, 2018

(Spektakular) Laporan Praktikum Silicon emulsi

NAMA                                   : Antonius Yunian Wicaksono
NIM                                        : 112002
SEMESTER                          : II
KELOMPOK                        : 09
TANGGAL PRAKTIKUM   : 10 Juni 2013                                 
MATERI PRAKTIKUM    : Silicon Emulsi Tipe W/O dan O/W
TUJUAN PRAKTIKUM    : Mengetahui kegunaan bahan dan cara membuat silicon emulsi Tipe W/O dan O/W

DASAR TEORI:
Silicon emulsimerupakan suatu jenis bahan kimia yang digunakan untuk mengkilapkan body motor atau mobil sehabis dilakukan pencucian        
Komponen dari silicon emulsi  :
1)      Mineral oil
Minyak mineral bersifat mengakibatkan tidak berbau, stabil dan tidak berwarna. Dipakai untuk menggantikan lemak nabati. Minyak mineral merupakan penentu pembersih bagi cleansing cream, minyak dengan viscositas tinggi menghasilkan minyak yang kental tapi bila kadar minyak kurang dari 10 % hasilnya tidak stabil. Mineral oil adalah salah satu komponen bahan dalam pembuatan cleansing cream. Mineral oil mempunyai kelebihan diantaranya harganya yang relativ murah, tahan lama sehingga kestabilannya tetap terjaga dengan baik, selain itu reaksinya juga lebih mudah. Akan tetapi mineral oil juga mempunyai kekurangan yaitu komponen ini mudah tengik karena oksidasi/ aktivitas organisme, kurang sesuai dengan kondisi kulit dan juga dapat menyebabkan iritasi. Contoh dari mineral oil adalah paraffin liquid.
a)      Kelebihannya  :
A.     Murah
B.     Tahan lama
C.     Kestabilan
D.     Reaksinya lebih mudah
b)      Kekurangannya  :
A.     Mudah tengik karena oksidasi/ aktivitas organism
B.     Kurang sesuai dengan kondisi kulit
C.     Dapat menyebabkan iritasi
Contoh : Paraffin liquid
2)       Cream/ emulsi
A.     Emulsi  medium/zat terdispersi dan pendispersinya dapat tetapi tidak    dapat dipisahkan lagi
B.     Bentuk emulsi lebih mudah dicuci
C.     Tipe dari emulsi  :
a)      O/W   ( Oil in Water )
v Kejelekannya  :
ü  Kurang kental
ü  Kurang berlemak
v Kelebihannya  :
ü  Tidak lengket
ü  Lebih stabil
b)      W/O   ( Water in Oil )
v Kejelekannya  :
ü Sukar dicuci
ü Tidak stabil
v Kelebihannya  :
ü Kental
ü Berlemak
ü Lengket
ü  Cara mengetest O/W atau W/O  :
a)      Dengan lampu neon 1000 watt
v Padam  : type W/O
v Nyala   : type  O/W
b)      Dengan kelarutan terhadap air
v Jika emulsi masih bagus : type O/W ( contoh : cat tembok )
v Jika emulsi pecah : type W/O ( contoh : mentega )
c)      Dicampur zat warna
v Jika warna larut dalam air : type O/W

@ SIFAT DAN GUNA BAHAN
1)      Paraffin Liquid
·         Sifat  :
Ø  Minyak transparan
Ø  Larut dalam eter, benzena, CS2
Ø  Sedikit berbau dan berasa
Ø  Tidak larut dalam air, alkohol, gliserin
·         Guna :
Ø  Untuk pembuatan cleansing cream
Ø  Untuk pembuatan lipstik
Ø  Untuk pembuatan brilliantine
Ø  Untuk pembuatan hair cream
3)      TEA  (Tri Etanol Amine)
·         Sifat  :
Ø  Tidak berwarna
Ø  Sedikit kental dengan sedikit bau amoniak
Ø  Sangat higroskopik
Ø  Titik leleh 200C – 21,10C
Ø  Titik didih 2770C - 2790C
Ø  Larutan 25% mempunyai pH = 4,2
Ø  Sedikit larut dalam benzena, eter
·         Guna :
Ø  Cleansing cream
Ø  Vanishing cream
Ø  Hair cream
Ø  Shampoo
ALAT dan BAHAN             :
v  ALAT                                  :
1.      Glasukur
2.      Beakerglas
3.      Erlenmeyer
4.      Pengaduk
5.      Cawan Porselen
6.      Pipet
7.      Bunsen
v  Bahan Tipe W/O     :
a.       Parafin Liquid             5 ml
b.      Silicon oil                    50 ml
c.       Tween 80                    5 ml
d.      Span 80                       13 ml
e.       Aquades                      27 ml

v  Bahan Tipe O/W            :
1.      Parafin Liquid             5 ml
2.      Silicon oil                    40 ml
3.      TEA                            5 gr
4.      Aquades                      50 ml

CARA KERJA                     :
v  Tipe W/O                 :
1.      Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2.      Masukan paraffin liquid, silicon oil dalam beker glass
3.      Masukan tween 80 dan span 80 dan tambahkan aquades
4.      Aduk terus sampai terbentuk Emulsi.

v  Tipe O/W                     :
1.      Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2.      Campurkan silicon oil, parafin liquid ,TEA dilarutkan dalam Aquades.
3.      Kemudian diaduk hingga timbul Emulsi dengan menggunakan mixer.

GAMBAR                             :
  1. Type W/O                                          (Span 80)
FOOD355(Paraffin Liquid)   (silicon oil )         (tween80)   (Aquades) 
BD18231_ ARROW1
 


SALADBWLSALADBWL
                                                                                                                  
           


                                                                                                Pengadukan

  1. Type O/W
FOOD355(Paraffin Liquid)  (silicon oil)             (TEA)     (Aquades)
BD18231_ ARROW1
 


SALADBWLSALADBWL
                                                                                                                  
           


                                                                                                Pengadukan

DATA PENGAMATAN     :
v  Tipe W/O                    :
Pertama yaitu mencampurkan semua bahan pada beker glass, setelahsemua tercampur dilakukan pengadukan dengan menggunakan mixer sampai terbentuk emulsi krim putih yang sangat berminyak.
v  Tipe O/W                 :
Pada proses pertama yaitu mencampurkan semua bahan pada beker glass, setelah semua tercampur dilakukan pengadukan dengan menggunakan mixer sampai terbentuk emulsi yang cukup berminyak, pengadukan dengan menggunakan mixer karena untuk membentuk emulsi, jika dilakukan dengan pengadukan secara manual emulsi yang di hasilkan tidakmaksimal.

PEMBAHASAN                   :
Tipe W/O                   :
Parafin Liquid di campur dengan silicon oil akan cepat larut, dan tidak perlu dipanaskan jadi dalam melarutkan tidak dengan cara dipanaskan agar cepat larut.Campuran tween 80, span 80 dengan Aquades menghasilkan larutan yang bening dan tidak keruh. Pencampuran larutan tween 80 dan span 80 kedalam Larutan campuran Parafin Liquid dengan silicon untuk mengubah larutan tersebut menjadi silicon emulsi. Pengadukan lakukan dengan lama agar larutan yang tercampur dapat mengemulsi dengan baik dan sempurna  dan menjadilah prodaksilicon emulsi type W/O.

Tipe O/W                   :
Pembuatan silicon emulsi tipe O/W dengan pembuatan larutan pertama adalah Parafin Liquid dengan Silicon oil kemudian diaduk bertujuan agar Silicon oil larut dengan cepat dan menghasilkan larutan yang bening berbentuk cair yang encer. Pembuatan larutan ke 2 yaitu pencampuran TEA dan Aquades menghasilkan larutan yang bewarna kuning bening dan cair serta encer. Pemanasan yang dialami larutan ke 2 bertujuan agar pencampuran dapat timbul Emulsi. Pencampuran untuk mendapatkan prodak yaitu mencampurkan larutan yang berisi Parafin Liquid dengan Silicin oil kemudian dimasukan larutan TEA secara langsung agar larutan terbentuk dan tercampur sehingga timbul emulsi yang baik.

KESIMPULAN                    :
            Jadi silicon emulsi yang dihasilkan baik O/W maupun W/O keduanya memiliki tekstur yang berminyak, terlebih pada tipe W/O memiliki tekstur yang sangat berminyak

DAFTAR PUSTAKA          :
Hardjosoedarmo, S. 1996. Total Quality Management. Yogyakarta : Andi offset.
Akin ST.Paulus-SMK KI Theresiana Semarang.2003.Praktikum Kimia Teknologi







Semarang, 14 juni 2013
     Pembimbing,                                                                                  Praktikan,



Ir.Ronny Windu S,MT                                                        Antonius Yunian Wicaksono






LAPORAN RESMI KIMIA TERAPAN
“ SILICON EMULSI TIPE W/O DAN O/W”







Disusun Oleh :
Antonius Yunian Wicaksono
112002
AKADEMI KIMIA INDUSTRI SANTO PAULUS
SEMARANG

2013

No comments:

Post a Comment

(Chapter V - Food Technology) PERAN THEAFLAVIN DAN THEARUBIGINS DARI TEH HITAM DALAM MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG

RINGKASAN Teh adalah minuman yang mengandung kafein , yang dibuat dengan cara menyeduh daun , pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeri...