Thursday, November 8, 2018

(Chapter V - Chemical Technology) Laporan Praktikum Pembuatan Rheumason dan Balsam

LAPORAN RESMI

PRAKTEK PROSES KIMIA TERAPAN


Nama                           : Nuzulul R. U
Kelompok                   : 5
Semester                      : II (Dua)
Jenis Praktik                : Rheumason dan Balsam
Tanggal Praktik           : 19 April 2011
Tujuan Praktik             :
Membuat balsam dan rheumason yang baik dan sesuai ketentuan
Dasar Teori                  :
Fungsi balsam dan rheumason sama yaitu sebagai penghangat tubuh tetapi keduanya mempunyai bentuk yang berbeda. Balsam berbentuk padat sedangkan rheumason berbentuk padat dan cream.
Macam-macam obat gosok     :
Padat-------balsam
Cream------rheuason
Cair---------minyak kampak/minyak kayu putih (dari minyak-minyak atsiri---ekstrasi dari daun kayu putih)
Bahan utama   :
×  Obat gosok padat dan cream
        Minyak/lemak
Mineral oil yang paling banyak digunakan     :
©  Vaselin (vaselin putih lebih murni dari vaselin kuning)
Vaselin merupakan hasil samping dari campuran semi solid hidrokarbon. Vaselin untuk pelicin
©  Paraffin           : memberi rasa berminyak
-          Liquid untuk pemadat
-          Solid untul pelican
Solid terdiri dari dua bagian   :
a.       Yang bagus
b.      Yang jelek, masih perlu diadakan decolorisation (menghilangkan warna). Zat yang digunakan : Carbon aktif dan Bleaching cream
        Minyak nabati---minyak kelapa
        Minyak hewani---malam tawon/Bees Wax
Fungsi dari minyak/lemak :
²  Sebagai filter/pengisi (memperbanyak massa)
²  Untuk penghambat minyak yang mudah menguap
²  Sebagai pelican
²  Sebagai Penetreting Agent (penyebar) jika dioleskan pada permukaan kulit akan merata
²  Pemanas
Minyak atsiri (minyak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, dari akar, daun, dan dari buah)
            Misal   :
a)      minyak cengkeh (cengkeh merupakan dasar dari minyak EUGENOL)
b)      minyak sereh
minyak atsiri merupakan bahan utama obat gosok, sebagai pemanas dan memberi bau yang spesifik/khas.
Minyak atsiri diperoleh dari    :
a)      Proses Enflurage
b)      Destilasi (pemisahan zat berdasarkan perbedaan titik didih)
c)      Ekstrasi
Minyak atsiri terdiri dari         :
a)      Deon resmi----pedas
b)      Oil             ---- rasa
Biasanya minyak atsiri yang dijual ditoko telah bercampur dengan terpentin. Pada pembuatan rheumason ini, selain diberi minyak cengkeh bisa juga diberi minyak jahe. Apabila pemberian minyak cengkeh berlebihan maka bau dari menthol akan hilang.
Methyl Salisilat (Minyak Gondopuro)
Methyl Salisilat           : asam salisilat + methanol
Fungsinya sebagai pemanas
Camphora
Terdapat pada batang-batang kayu Cinnamon camphor. Berbentuk kristal. Fungsi dari champora adalah sebagai pemanas dan pemadat.
Menthol
Berbentuk kristal. Fungsinya sebagai pemanas. Menthol dapat juga diganti dengan minyak permen. Menthol dapat juga dipakai sebagai aroma permen.

Peppermint oil (minyak permen)
Bentuknya cair/berupa minyak
Menthol dan minyak permen dapat digunakan sebagai obat luar/obat kumur.
×  Obat gosok cair
Zat pemanas------minyak Eucalyptus sebagai bahan utama
Minyak/lemak----sebagai bahan tambahan
Fungsinya sebagai filter. Misal     : terpentin, masih perlu diadakan proses deodoration (penghilang bau).
Obat gosok yang baik adalah waktu dioles di kulit untuk mencapai rasa panas memakan waktu dan bekerjanya cukup lama.
Sifat & guna bahan Rheumason dan Balsam :
1.      Parafin Solid (wax)
Sifat :
        Berwarna putih transparan
        Sedikit berasa
        Dibuat dari campuran hidrokarbonpadat dengan berat molekul yang tinggi
        Dapat larut dalam benzene, ligrolin, alcohol panas, chloroform, terpentin, carbon disulfide dan olive oil
Digunakan       : untuk lilin, kulit, kertas, proteksi produk makanan, minuman, permadani, lapisan korek api, obat gosok, crayon, penahan botol-botol asam, pengasingan elektrik, pembersih lantai, kosmetik, photography, anti buih agent pada pembersihan gula


2.      Paraffin Liquid
Suatu minyak yang berasal pada tekanan atau destilasi kering dari destilasi paraffin. Minyak tanah cair juga diketahui sama seperti minyak parafin
Sifat :
        Minyak transparant
        Sedikit berbau dan berasa pada waktu hangat
        Dapat larut dalam ether, benzene, CS2, CHCl
        Tidak dapat larut dalam air, alcohol, gliserin
        Mudah menyala
Digunakan untuk pembersih lantai, obat gosok
3.      Stearic Acid (n.octadecanol acid)-CH3(CH2)2COOH
Kebanyakan dari fasty acid pada umumnya berasal dari hewan secara alamiah dan dari minyak sayur. Kebanyakan stearic acid komersial mengandung kira-kira 45% palmitic acid, 50% stearic acid dan 5% oleic acid, tetapi kualitas yang baik tidak mengalami pertambahan pamakaian.
Sifat  :
        Sedikit berwarna
        Butiran putih llin seperti zat padat
        Sedikit berbau dan berasa
        Seperti lilin
        Dapat larut dalam alcohol, ether, choloform, carbon disulfide, carbon tetra chorida
        Tidak dapat larut dalam air
        Mudah menyala
        Tidak beracun
Berasal dari  :
a)      lilin berkualitas tinggi dan lemak berwarna kuning yang beku dengan hydrolysis/pembersih dengan TWICHEEL, atau semacam reagent, pendidihan, pendestilasi, pendinginan dan penekanan
b)      oleic acid dengan proses hydrogenasi
               Digunakan : bahan-bahan kimia terutama stearates dan stearate, sabun-sabun penggosok, farmasi dan kosmetik, penggiat yang aktif, dispering agent dan pelunak pada pembuatan karet, sepatu dan semir, logam, mantel, pembungkusan makanan, suppo dan salep
4.      TEA (Tri Etanol Amino)
Sifat       :
        Sedikit berwarna
        Kental
        Cairan yang sedikit higroskopis dengan bau sedikit amoniak (NH4)
        Dapat bercampur dengan air, alcohol
        Dapat larut dalam kloroform
        Sedikit larut dalam benzene dan ether
        Lebih sedikit dengan alkaline daripada ammonia
        Mudah menyala dan tingkat keracunan rendah
Berasal dari              : pada reaksi antara ethyl oksida dan ammonia
Digunakan                : cleansing cream, cosmetic, detergent industri rumah tangga dan emulsifier kapas, vanishing cream, hair cream, shampoo, pengolah air, dispertion agent, inhibitor/pencegah korosif, softening agent, chelating agent, gas karet, parmaceuticals alkalizing agent
5.      Borax
Sifat  :
        Kristal tidak berwarna
        Tidak berbau
        Butiran putih
        Menjadi anhidrat pada suhu 3200C
        Tidak larut dalam alcohol
        Larut dalam air, gliserin
        Meleleh jika dipanaskan pada suhu 350C
Guna : Emulsifier pada cold cream, mouth washes, vanishing cream, bath salts, eye lotion, soap lotion, cleansing lotion
6.      Vaselin putih
Sifat :
        Sedikit berwarna seperti bau ambar dan transparan
        Berminyak
        Larut dalam chloroform, ether, carbon disulfide, benzene dan minyak
        Tidak dapat larut dalam air
        Mudah menyala
        Tidak beracun
Sebagai pengisi : botol-botol kaca, kaleng-kaleng dari timah, drum-drum
Digunakan          : obat gosok, semir logam, kosmetik, salep, lemak dari salep, pada makanan sebagai defoaming agent, pelumas, peluak pada campuran karet putih atau berwarna
7.      Minyak gondopura
Sifat :
        Berwarna kuning agak merah
        Berbentuk cairan
        Bj 1,189-1,185 gr/ml
        Titik beku –8,3 oC dan Titik didih 222,2oC
        Pembuatan minyak bersifat tidak aktif
        Dapat larut dalam 7 bagian dari 70% alcohol, ether, acetic acid
        Sedikit larut dalam air
        Mudah menyala
Berasal dari     : destilasi dari sisa-sisa Gaultheria procumbersatau kul pohon betula lenta
Sebagai pengisi botol-botol, drum-drum
Digunakan       : untuk aroma pada makanan, minuman, perusahaan farmasi, pembau, parfum, penyerap pada lotion anti matahari
Fungsi sebagai pamanas
8.      Camphora
Terdapat pada batang-batang kayu Cinnamon camphor
Sifat :
        Sedikit berwarna
        Berbentuk kristal putih
        Sedikit larut air
        Dapat larut dalam alcohol, ether, chloroform, carbon disulfide solvent naphtadan pada minyak yang mudah menguap
Fungsinya sebagai pemanas dan pemadat
9.      Menthol
Sifat :
        Kristal putih dengan bau dan rasa yang dingin
        Dapat larut dalam alcohol dan ether
        Sedikit larut dalam solvent minyak tanah, glacial acetic acid
        Minyak yang mudah menguap
        Sedikit larut dalam air
        Tingkat keracunan rendah
        Menyublim
        Mudah menyala
Berasal dari  : dengan pembekuan dari minyak peperment
Digunakan       : parfum, rokok, minuman keras, aroma, chewing gum, peti penggosok, obat batuk, permen, cream, pasta gigi
10.  Minyak pepermint
Bentuknya cair/berupa minyak
Menthol dan minyak permen dapat digunakan sebagai obat luar/obat kumur

Alat dan Bahan           :
&  Rheumason     :
Alat     :
                                             1.         Beaker glass
                                             2.         Cawan porselin
                                             3.         Erlenmeyer
                                             4.         Pengaduk
                                             5.         Gelas Ukur
                                             6.         Tripot
                                             7.         Kasa Asbes
                                             8.         Bunsen
Bahan  :
1.      Parafin liquid 10 ml
2.      Stearic acid 7,5 g
3.      TEA 3 ml
4.      Borax 1 g
5.      Aquades 20 ml
6.      Minyak gondopura 5 ml
7.      Campora 1,5 g
8.      Menthol 1 g
9.      Minyak papermint 1 ml
&  Balsam            :
Alat     :
1.      Beaker glass
2.      Cawan porselin
3.      Cetakan
4.      Pengaduk
5.      Gelas ukur
Bahan  :
1.      Vaselin putih 12,5 g
2.      Parafin padat 5 g
3.      Campora 1,5 g
4.      Menthol 1 g
5.      Minyak papermint 1 ml
6.      Minyak gondopura 3 ml
Cara Kerja                   :
& Rheumason
×  Siapkan alat dan bahan
×  TEA dan borax dilarutkan dalam aquades, panaskan sebentar (campuran 1)
×  Parafin liquid dan stearic acid dipanaskan hingga larut (campuran 2)
×  Tambahkan sebagian campuran 1 sedikit demji sedikit ke dalam campuran 2, sambil diaduk hingga terbentuk emulsi (campuran 3)
×  Pada tempat lain, campurkan minyak gondopura, papermint, campora dan menthol kemudian dimasukkan kedalam campuran 3 sedikit demi sedikit, kemudian ditambah sisa campuran 1. sambil diaduk hingga terbentuk emulsi
& Balsam :
×  Siapkan alat dan bahan
×  Vaselin putih dan paraffin padat dipanaskan hingg mencair (campuran 1)
×  Campora, menthol, minyak papermint dan minyak gondopura dicampurkan hingga larut (campuran 2)
×  Campuran 2 ditambahkan kedalam campuran 1 dalam keadaan tidak terlalu panas. Dalam keadaan masih cair, masukkan dalam cetakan, tunggu hingga beku
Gambar           :




Data Pengamatan        :
& Rheumason        :
s  Pada saat TEA dan borax dilarutkan dalam aquades, TEA mudah larut, tapi borax sukar larut. Saat dipanaskan semua bahan larut sempurna
s  Pada saat paraffin liquid dan stearic acid dipanaskan mudah larut
s  Pada saat sebagian campuran 1 dimasukkan kedalam campuran 2, bentuk menjadi sedikit emulsi berwarna putih susu
s  Pada saat minyak gondopura, papermint, campora dan menthol dilarutkan, mudah larut
s  Saat campuran 4 dimasukkan kedalam campuran 3, bentuk menjadi agak cair. Tapi saat ditambah sisa campuran 1, bentuk menjadi emulsi berwarna putih susu
& Balsam               :
s  Pada saat vaselin putih dan paraffin padat dipanaskan, paraffin padat cepat mencair sedangkan vaselin putih membutuhkan waktu lama untuk mencair. Setelah semua bahan mencair, menjadi larutan yang homogen berwarna coklat kekuningan
s  Pada saat campora, menthol, miinyak papermint dan minyak gondopura dicampurkan, mudah larut menjadi larutan homogen berwarna kuning keputihan
s  Saat campuran 2 ditambahkan ke dalam campuran 1 dalam keadaan tidak terlalu panas, mudah larut dan warna putih kekuningan
s  Saat dicetak dan tunggu hingga beku, bentuk menjadi emulsi cream sedikit padat







Pembahasan                :
&  Rheumason                 :
×  Pada saat TEA dan borax dilarutkan dalam aquades, TEA mudah larut, tapi borax sukar larut. Saat dipanaskan semua bahan larut sempurna. Ini disebabkan karena TEA dan borax dapat larut dalam air dan mempunyai titik titik tinggi sehingga apabila dipanaskan, mudah larut menjadi larutan yang sempurna
×  Pada saat paraffin liquid dan stearic acid dipanaskan mudah larut, ini disebabkan karena apabila dipanaskan stearic acid yang berbentuk butiran dapat meleleh sehingga dapat larut dalam paraffin liquid yang berbentuk minyak transparan
×  Pada saat sebagian campuran 1 dimasukkan kedalam campuran 2, bentuk menjadi sedikit emulsi berwarna putih susu karena adanya TEA yang berfungsi sebagai pengental dan emulgator, sehingga menjadi emulsi yang berwarna putih susu
×  Saat campuran 4 dimasukkan kedalam campuran 3, bentuk menjadi agak cair. Karena campuran 4 berbentuk cair, sehingga yang semula berbentuk emulsi menjadi sedikit cair. Tapi saat ditambah sisa campuran 1, bentuk menjadi emulsi berwarna putih susu, ini disebabkan karena adanya TEA yang berfungsi sebagai pengental dan emulgator, sehingga bentuk yang sedikit cair menjadi emulsi berwarna putih susu lagi
&  Balsam                        :
×  Pada saat vaselin putih dan paraffin padat dipanaskan, paraffin padat cepat mencair sedangkan vaselin putih membutuhkan waktu lama untuk mencair. Ini disebabkan karena vaselin putih berbentuk kental seperti lem, sehingga untuk melelehkan vaselin putih membutuhkan waktu yang lama daripada paraffin padat. Setelah semua bahan mencair, menjadi larutan yang homogen berwarna coklat kekuningan
×  Pada saat campora, menthol, minyak papermint dan minyak gondopura dicampurkan, mudah larut menjadi larutan homogen berwarna kuning keputihan dan baunya pedas dimata. Ini disebabkan karena bahan tersebut berfungsi sebagai pemanas, sehingga baunya terasa pedas dimata
×  Saat campuran 2 ditambahkan ke dalam campuran 1 dalam keadaan tidak terlalu panas, mudah larut dan warna putih kekuningan, karena semua bahan berbentuk cair sehingga mudah larut
×  Saat dicetak dan tunggu hingga beku, bentuk menjadi emulsi cream sedikit padat, ini disebabkan karena adanya paraffin padat dan camphora yang berfungsi sebagai pemadat, sehingga apabila sudah dingin bentuk menjadi emulsi cream sedikit padat
Kesimpulan                 :
& Rheumason     :
Rheumason yang dihasilkan berbentuk emulsi dan berwarna putih susu
& Balsam            :
Baksam yang dihasilkan berbentuk emulsi cream, lebih padat daripada rheumason

Daftar Pustaka                      :            
Akin ST.Paulus-SMK KI Theresiana Semarang.2003.Praktikum Kimia Teknologi
                                                                                                  






Semarang, 24 April 2011
Pembimbing                                                                            Praktikan



Pak Rony/Pak Herman                                                            Nuzulul R. U

No comments:

Post a Comment

(Chapter V - Food Technology) PERAN THEAFLAVIN DAN THEARUBIGINS DARI TEH HITAM DALAM MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG

RINGKASAN Teh adalah minuman yang mengandung kafein , yang dibuat dengan cara menyeduh daun , pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeri...